News

Menteri Airlangga Targetkan 90 Persen TKDN Kendaraan Pedesaan Indonesia

Posted on Senin, 5 Desember 2016, 10:06

IOI NEWS - Dua tahun perjalana Kendaraan Pedesaan yang dicanangkan diawal kepemimpinan Presiden Jokowidodo kini tinggal menunggu realisasi.

Presiden Institut Otomotif Indonesia, Made Dana Tangkas, realisasi Kendaraan Pedesaan Indonesia maksimal dipublikasikan pada pertengahan Agustus 2017 tahun mendatang.

Made Dana Tangkas menambahkan bahwa IOI mempunyai tugas untuk menyinergikan dan mengoptimalkan peran sejumlah lembaga yang telah ada di Indonesia untuk memperkuat daya saing industri otomotif Tanah Air.

Dimana menurutnya, IOI mempunyai tugas utama, pertama sertifikasi kompetensi, kemudian pengembangan IKM dan kendaraan pedesaan.

“Kami memiliki tiga tugas utama, pertama sertifikasi kompetensi, kemudian pengembangan IKM dan kendaraan pedesaan,” tuturnya di Jakarta, Sabtu (3/12).

Khususnya IKM, Made Dana Tangkas mengutarakan IOI kini sedang menyusun program untuk membina sejumlah industri komponen di Ceper dan Tegal, Jawa Tengah. Dan melalui peningkatan kapasitas IKM tersebut diharapkan produk yang dihasilkan lebih berdaya saing di pasar otomotif nasional.

Hal senada disampaikan oleh  Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengutarakan Prototype Kendaraan Pedesaan Indonesia pada pertengahan 2017 mendatang.

Dengan Kendaraan Pedesaan Indonesia ini, Airlangga berharap dapat mendorong kegiatan ekonomi di pedesaan, termasuk bagi sektor industri kecil dan menengah.

“Saat ini masih dalam tahap desain, modelnya seperti pikap, roda empat dan belakangnya bisa diubah-ubah sesuai aktivitasnya. Untuk variannya akan mengikuti kontur pedesaan masing-masing. Tahun depan prototipenya sudah bisa rampung,” tegasnya.

Selain itu, Airlangga juga mengatakan Kemenperin akan memberlakukan standar produk serta transfer teknologi kepada para peminat yang ingin membuat mobil desa tersebut.

“Prototipenya boleh dipergunakan siapa saja yang mau memasarkan dan memproduksi mobil kecil ini karena bisa dikerjakan sekelas bengkel di desa,” terangnya.

Menperin Airlangga menargetkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) hingga mencapai 90 persen, kecuali untuk bagian mesin akan menggandeng perusahaan yang sudah andal.

Other News of IOI

7 Juni 2020

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1441 H...

Assalamualaikum wr wb. Dear Bpk/ibu dan sodara-sodara yang merayakan dan seluruh anak negeri & handai taulan yang berbahagia... Pada tgl. 24 Mei 2020 ...

7 Juni 2020

HUT KE-4 INSTITUT OTOMOTIF INDONESI...

HUT IOI ke 4 pd tgl. 20 Mei 2020 via Zoom sambil buka bersama di rumah masing2 bersama ABGCM, pejabat Kemenperin dan KemenkopUkm menjadi tonggak sejar...

7 Juni 2020

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA RAM...

Marhaban Yaa Ramadhan, Kami keluarga besar IOI mengucapkan Selamat Menjankan Ibadah Puasa 1441 Hijriah. Semoga kita senantiasa diberikan kekuatan, ke...

3 Juli 2019

HUT KE-3 INSTITUT OTOMOTIF INDONESI...

Focus Group Discussion "Refleksi Industri Otomotif Indonesia & Outlook Pengembangan Teknologi Ke Depan" Teknologi Industri Otomotif, Sistem Informa...

24 Mei 2018

2nd anniversary & buka puasa bersam...

Acara silaturahmi, buka puasa dan 2nd anniversary IOI bersama kalangan ABGCM di Annex Bldg Lt10 hotel Pullman. Tema : Memasuki Indonesia i4.0 dan Moto...

8 Sep 2017

Mobil Perdesaan Lebih Murah dari LC...

Gaung keberadaan konsep mobil perdesaan dan versi produksi yang dirintis Kementerian Perindustrian dan Institut Otomotif Indonesia (IOI), sempat mati ...

4 Sep 2017

IOI dan MAI Fasilitasi Kerja Sama P...

IOI NEWS - Untuk kesekian kalinya IOI (Institut Otomotif Indonesia) dan MAI (Malaysia Automotive Institute) berdiskusi tentang industri otomotif di ke...


Sekretariat


Politeknik STMI, Jl. Letjen Suprapto No.26, Cemp. Putih Tim., Cemp. Putih, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta

(021) 42801783

secretariat@ioi.or.id


NEWSLETTER


Subscribe to our newsletter and receive the latest offers and updates


Copyright © 2021 Institut Otomotif Indonesia All Rights Reserved.