News

IOI dan Kemenperin Gandeng 22 Perguruan Tinggi Guna Tingkatkan Potensi IKM

Posted on Rabu, 30 November 2016, 22:56

IOI NEWS - Dalam rangka meningkatkan kualitas SDM Industri Otomotif dan memperkuat potensi IKM dalam negeri, Institut Otomotif Indonesia (IOI) bersama Kementerian Perindustrian menggandeng 22 perguruan tinggi.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahamnan (MoU) antara IOI, Kemenperin, dan 22 perguruan tinggi di Gedung Kemenperin Jakarta, Selasa (29/11).

Presiden IOI, Made Dana Tangkas dalam sambutannya mengatakan pihaknya memiliki peran mensinergikan dan mengoptimalkan peran sejumlah lembaga yang telah ada di Indonesia untuk memperkuat daya saing industri otomotif Indonesia.

“Negara tetangga seperti Thailand dan Malaysia telah memiliki institut otomotif , Indonesia tidak boleh ketinggalan. IOI, memiliki tiga tugas utama, pertama sertifikasi kompetensi, kemudian pengembangan IKM dan kendaraan pedesaan,”  terangnya.

Made Dana Tangkas yang juga sebagai Direktur Hubungan Eksternal PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyampaikan hingga saat ini sekitar 1,3 juta tenaga kerja industri kendaraan roda empat Indonesia belum tersertifikasi. Padahal, seiring dengan prospek dan pertumbuhan industri otomotif Indonesia di masa yang akan datang, dibutuhkan banyak tenaga kerja di sektor otomotif.

Selain itu, menurutnya, Sertifikasi merupakan program IOI yang mempunyai peran penting alam melindungi tenaga kerja industri otomotif nasional di era globalisasi saat ini. Bahkan tidak menutup kemungkinan tenaga-tenaga ahli Indonesia yang telah tersertifikasi, kelak akan berkarir di luar negeri.

" Melalui peningkatan potensi IKM ini diharapkan produk yang dihasilkan dapat berdaya saing di pasar otomotif nasional," tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam kesempatan yang sama mengutarakan bahwa konsep Pendidikan Vokasi pada Politeknik dan Akademi Komunitas di Kawasan Industri dan wilayah pusat pertumbuhan industri (WPPI) sepenuhnya berbasis kompetensi dengan keterlibatan yang intensif dari industri.

“Mulai dari identifikasi program studi, penyusunan kurikulum sesuai kebutuhan industri, hingga penempatan dengan ikatan kerja pada perusahaan industri. Politeknik dan akademi komunitas ini mengadopsi lebih kurang 80-90% konsep pendidikan dual system dari Jerman dengan pembelajaran menggunakan block system,” jelasnya.

Other News of IOI

24 Mei 2018

2nd anniversary & buka puasa bersam...

Acara silaturahmi, buka puasa dan 2nd anniversary IOI bersama kalangan ABGCM di Annex Bldg Lt10 hotel Pullman. Tema : Memasuki Indonesia i4.0 dan Moto...

8 Sep 2017

Mobil Perdesaan Lebih Murah dari LC...

Gaung keberadaan konsep mobil perdesaan dan versi produksi yang dirintis Kementerian Perindustrian dan Institut Otomotif Indonesia (IOI), sempat mati ...

4 Sep 2017

IOI dan MAI Fasilitasi Kerja Sama P...

IOI NEWS - Untuk kesekian kalinya IOI (Institut Otomotif Indonesia) dan MAI (Malaysia Automotive Institute) berdiskusi tentang industri otomotif di ke...

3 Sep 2017

Kendaraan Pedesaan Bukan Hanya Soal...

IOI NEWS - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menegaskan realisasi rencana kendaraan pedesaan diharapkan bisa menjadi awal terbentuknya industri...

31 Augt 2017

IOI Dorong Bali Jadi "Pilot Projek...

Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah yang bisa dipergunakan sebagai energi baru untuk mendukung program pemerintah. Institut Otomotif Indonesi...

5 Feb 2017

EXPO INDUSTRI KREATIF MOBIL DAN MOT...

Membangun industri kreatif Indonesia yang berdaya saing menuju pasar bebas ASEAN dan perdagangan global, 2 – 12 Maret 2017

21 Jan 2017

Penandatanganan MoU antara MAI dan ...

Penandatanganan MoU antara Institut Otomotif Malaysia dan Institut Otomotif Indonesia di Kuala Lumpur


Sekretariat


Politeknik STMI, Jl. Letjen Suprapto No.26, Cemp. Putih Tim., Cemp. Putih, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta

(021) 42801783

secretariat@ioi.or.id


NEWSLETTER


Subscribe to our newsletter and receive the latest offers and updates


Copyright © 2018 Institut Otomotif Indonesia All Rights Reserved.