News

Membangun UKM / IKM dan Industri Kreatif Berkelas Dunia

Posted on Kamis, 24 November 2016, 08:48

IOI NEWS - Diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di awal tahun 2016, menjadikan banyak para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta Industri Kecil dan Menengah (IKM) di tanah air menghadapi persaingan yang sengit. Hal ini disebabkan karena kualitas dan packaging  produk IKM / UKM masih perlu diperbaiki, perlu kesiapan SDM pelaku industri   serta kurangnya permodalan (bankable).
Padahal di sisi lain pemerintah telah menyatakan bahwa Produk UKM / IKM Indonesia menjadi salah satu tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan pertumbuhan IKM / UKM yang berdaya saing , Kementerian Perindustrian , Kementerian Koperasi dan UKM RI Bersama Institut Otomotif Indonesia (IOI)  bekerja sama dengan Kadinda Bali, Universitas Udayana dan stakeholder lainnya menggelar sebuah pameran yang bertajuk ” BALI IKM/UKM dan INDUSTRI KREATIF EXPO 2016 ” pada 17 – 20 November 2016 di Bali Creative Industry Centre (BCIC), Tohpati Denpasar.

Bali IKM/UKM dan Industri Kreatif Expo 2016 merupakan pameran terbesar pertama kali digelar di Pulau Dewata Bali dengan mengusung tema ” Membangun UKM/IKM Indonesia menuju pasar bebas ASEAN dan Perdagangan Global “.

Presiden IOI, Made Dana Tangkas menyatakan bahwa IOI sebagai pemrakarsa kegiatan pameran ini mempunyai tujuan utama untuk memajukan UKM/IKM Indonesia yang maju, mandiri dan mempunyai daya saing berkelas dunia.

Selain itu, Made Dana Tangkas menambahkan, Bali IKM/UKM Expo ini sebagai ajang promosi produk UKM/IKM dan Industri Kreatif tanah air ke taraf Internasional. Menurutnya, event ini menjadi momentum yang tepat untuk menggerakan potensi dan kekuatan UKM, IKM dan Industri Kreatif di Indonesia dalam rangka merebut peluang  pasar ASEAN maupun Global dari hasil produksi industri kecil & menengah.

Sebagai penutup, Made Dana Tangkas mengutarakan bahwa dalam event ini juga diadakan FGD, Workshop, Kuliah Umum, Sertifikasi dan  Business Matching, dan lomba-lomba lainnya. Termasuk dalam pameran  melibatkan beberapa komoditas industri seperti : Industri logam , industri tekstil dan tenun, industri alat kecantikan dan kosmetika/spa, industri herbal, IndustrI Fesyen, Industri Kreatif, Industri Makanan dan Minuman, serta Industri produk Pertanian dan pengolahannya, dllnya.

Hal senada disampaikan oleh Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga dalam keterangan tertulisnya  menegaskan ,guna menjadikan UKM dan Industri Kreatif sebagai tulang punggung ekonomi nasional, maka diperlukan dukungan dari berbagai pihak untuk dapat berkembang. “Salah satunya melalui berbagai kegiatan pameran,” ucapnya.
Melalui “Bali UKM/IKM dan Industri Kreatif Expo” 2016, Menkop Puspayoga berharap agar mutu produk UKM/IKM dan Industri Kreatif di pulau Bali mempunyai kualitas yang berdaya saing.

Menurut Menkop Puspayoga, saat ini telah banyak produk UKM dan Industri kreatif yang menembus pasar global , membuktikan UKM / IKM Indonesia sudah mampu dijadikan sebagai tulang punggung ekonomi nasional.

” Saya memberikan apresiasi kepada pihak penyelenggara baik Kementerian Perindustrian dan IOI yang berkenan bekerja sama dengan pihak Kemenkop UKM untuk secara bersama membangun dan meningkatkan pertumbuhan IKM, UKM dan Industri Kreatif di tanah air,” tutup Mantan Wagub Bali ini.

Menjadi Pameran terbesar, Bali IKM/UKM dan Industri Kreatif Expo 2016 menargetkan pengunjung yang berasal dari Pelaku dan Pratikis IKM/UKM, touris mancanegara, pejabat pemerintah, Mahasisiwa, Pelajar dan Masyarakat Umum.

Hal yang menarik, Bali UKM dan Industri Kreatif Expo 2016 menampilkan acara hiburan seperti Lomba Melukis Anak, Lomba Karaoke lagu pop Bali & nasional, Festival Kuliner Nusantara, Lomba Modern Dance, Lomba Tari Tradisional, dan Fashion Show.

Besar harapan kegiatan pameran dan FGD serta rangkaiannya menjadi ajang untuk membangun dan memperbaiki kemmampuan IKM/UKM Indonesia. Semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan dapat mencapai tujuan pembangunan industri nasional yang maju dan mandiri.

Other News of IOI

24 Mei 2018

2nd anniversary & buka puasa bersam...

Acara silaturahmi, buka puasa dan 2nd anniversary IOI bersama kalangan ABGCM di Annex Bldg Lt10 hotel Pullman. Tema : Memasuki Indonesia i4.0 dan Moto...

8 Sep 2017

Mobil Perdesaan Lebih Murah dari LC...

Gaung keberadaan konsep mobil perdesaan dan versi produksi yang dirintis Kementerian Perindustrian dan Institut Otomotif Indonesia (IOI), sempat mati ...

4 Sep 2017

IOI dan MAI Fasilitasi Kerja Sama P...

IOI NEWS - Untuk kesekian kalinya IOI (Institut Otomotif Indonesia) dan MAI (Malaysia Automotive Institute) berdiskusi tentang industri otomotif di ke...

3 Sep 2017

Kendaraan Pedesaan Bukan Hanya Soal...

IOI NEWS - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menegaskan realisasi rencana kendaraan pedesaan diharapkan bisa menjadi awal terbentuknya industri...

31 Augt 2017

IOI Dorong Bali Jadi "Pilot Projek...

Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah yang bisa dipergunakan sebagai energi baru untuk mendukung program pemerintah. Institut Otomotif Indonesi...

5 Feb 2017

EXPO INDUSTRI KREATIF MOBIL DAN MOT...

Membangun industri kreatif Indonesia yang berdaya saing menuju pasar bebas ASEAN dan perdagangan global, 2 – 12 Maret 2017

21 Jan 2017

Penandatanganan MoU antara MAI dan ...

Penandatanganan MoU antara Institut Otomotif Malaysia dan Institut Otomotif Indonesia di Kuala Lumpur


Sekretariat


Politeknik STMI, Jl. Letjen Suprapto No.26, Cemp. Putih Tim., Cemp. Putih, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta

(021) 42801783

secretariat@ioi.or.id


NEWSLETTER


Subscribe to our newsletter and receive the latest offers and updates


Copyright © 2018 Institut Otomotif Indonesia All Rights Reserved.